Rabu, 15 Maret 2017

BAB I
PENDAHULUAN
A.   LATAR BELAKANG
             Total quality manajemen dapat di defenisikan dari tiga kata yang di milikinya, yaitu total (keseluruhan),quality (kualitas, derajat/tingkat keunggulan barang atau jasa), manajemen (tindakan, pengendalian pengarahan). Manajemen didefinisikan sebagai proses planning, organizing, staffing, dan controlling terhadap seluruh kegiatan dalam organisasi. Dapat di simpulkan bahwa pengertian  TQM adalah sistem manajemen yang berorientasi pada kepuasan pelanggan (costumer satisfaction) dengan kegiatan yang di upayakan sekali benar melalui perbaikan berkesinambungan dan memotivasi karyawan serta memenuhi kepuasan pelanggan. 
B. RUMUSAN MASALAH
  1. Pengertian Total Quality Management
  2. Unsur Utama Total Quality Management
  3. Karakteristik Total Quality Management
  4. Prinsip Total Quality Management
  5. Faktor Penyebab Kegagalan Total Quality Management
  6. Manfaat Menerapkan Total Quality Management
C. TUJUAN
Tujuan penulisan blog ini adalah agar pembaca dapat memahami tentang total qualitas manajemen dan mempraktekkan TQM dalam perusahaan dengan baik.

BAB II
PEMBAHASAN


A. PENGERTIAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT

Total quality manajemen dapat di defenisikan dari tiga kata yang di milikinya, yaitu total (keseluruhan),quality (kualitas, derajat/tingkat keunggulan barang atau jasa), manajemen (tindakan, pengendalian pengarahan). Manajemen didefinisikan sebagai proses planning, organizing, staffing, dan controlling terhadap seluruh kegiatan dalam organisasi. Dapat di defenisikan TQM adalah sistem manajemen yang berorientasi pada kepuasan pelanggan (costumer satisfaction) dengan kegiatan yang di upayakan sekali benar melalui perbaikan berkesinambungan dan memotivasi karyawan. Persyaratan TQM dapat didefinisikan secara terpisah untuk sebuah organisasi tertentu atau mungkin dalam kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan, seperti Organisasi Internasional untuk Standardisasi ini ISO 9000 series. TQM dapat diterapkan untuk semua jenis organisasi; itu berasal dari sektor manufaktur dan sejak itu telah diadaptasi untuk digunakan dalam hampir setiap jenis organisasi dibayangkan, termasuk sekolah, pemeliharaan jalan raya, manajemen hotel, dan gereja. Sebagai fokus saat e-bisnis , TQM didasarkan pada manajemen mutu dari sudut pelanggan pandang.
Adapun pengertian TQM menurut para ahli serta menurut beberapa organisasi:
  • Santoso 1992, menyatakan bahwa TQM adalah sistem manajemen yang mengangkat kualitas sebagai strategi usaha dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan melibatkan seluruhanggota organisasi.
  • Fandy  tjiptono 1996, mendefenisikan TQM adalah suatu pendekatan dalam menjalan kan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus menerus atas produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan nya. 
  • Departemen Pertahanan Amerika Serikat 1988, menyatakan bahwa Total Quality Management (TQM) di Departemen Pertahanan adalah strategi untuk terus meningkatkan kinerja di setiap tingkat, dan di semua bidang tanggung jawab. Ini menggabungkan teknik dasar manajemen, upaya perbaikan yang ada, dan alat-alat teknis khusus di bawah struktur disiplin terfokus pada terus meningkatkan semua proses. peningkatan kinerja diarahkan untuk memuaskan tujuan yang luas seperti biaya, kualitas, jadwal, dan kebutuhan misi dan kesesuaian. meningkatkan kepuasan pengguna adalah tujuan utama. upaya TQM dibangun pada karya perintis dari Dr. WE Deming , Dr . JM Juran , dan lain-lain, dan manfaat dari kedua pengalaman sektor swasta dan publik dengan perbaikan proses yang berkesinambungan. "   
  • British Standards Institution 1992, mendefinisikan sebuah filosofi manajemen dan perusahaan praktek yang bertujuan untuk memanfaatkan sumberdaya manusia dan materi dari suatu organisasi dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Organisasi Internasional untuk Standardisasi 1994, menyatakan pendekatan manajemen dari suatu organisasi yang berpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan sukses jangka panjang melalui kepuasan pelanggan dan manfaat bagi semua anggota organisasi dan masyarakat.
  • The American Society untuk Kualitas, Sebuah istilah pertama kali digunakan untuk menggambarkan pendekatan manajemen untuk peningkatan kualitas. Sejak itu, TQM telah diambil pada banyak arti. Sederhananya, itu adalah pendekatan manajemen untuk keberhasilan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan. TQM didasarkan pada semua anggota organisasi berpartisipasi dalam meningkatkan proses, produk, layanan dan budaya di mana mereka bekerja. metode untuk menerapkan pendekatan ini ditemukan dalam ajaran pemimpin berkualitas seperti Philip B. Crosby , W. Edwards Deming , Armand V. Feigenbaum , Kaoru Ishikawa dan Joseph M. Juran . "  
  • The Chartered Institute KualitasTQM adalah filosofi untuk mengelola sebuah organisasi dengan cara yang memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan stakeholder secara efisien dan efektif, tanpa mengorbankan nilai-nilai etika.
B. UNSUR UTAMA TOTAL QUALITY MANAGEMENT
  1. Fokus pada pelanggan
  2. Obsesi terhadap kualitas
  3. Pendekatan ilmiah
  4. Komitmen jangka panjang
  5. Kerja sama tim
  6. Perbaikan sistem secara berkesinambungan
  7. Pendidikan dan pelatihan 
  8. Kebebasan yang terkendali
  9. Kesatuan tujuan
  10. Adanya keterlibatan dan pemberdayaan karyawan

C. KARAKTERISTIK TOTAL QUALITY MANAGEMENT
Karakteristik TQM antara lain adalah:
1. Partisipasi aktif dari semua pihak, baik pimpinan maupun karyawan
2. Berorientasi pada mutu berdasarkan pada kepuasan pengguna
3. Dinamika manajemen
4. Menanamkan budaya dengan baik
5. Menanamkan budaya problem
6. Perbaikan berkelanjutan sebagai proses pemecahan masalah dalam TQM

D. PRINSIP TOTAL QUALITY MANAGEMENT
a) Menurut Sceuing Da Cristopher prinsip TQM antara lain:
    * Kepuasan pelanggan internal dan eksternal
    * Respek terhadap semua orang
    * Manajemen berdasarkan fakta
    * Perbaikan secara terus menerus
b) Menurut Kit Sadgrove, ada 5 prinsip TQM yaitu:
    # Fokus kepada pelanggan, yaitu menempatkan pelanggan pada pusat kegiatan dan bukan lagi berorientasi pada produksi.
      # Mengerjakan secara benar, yaitu mengerjakan sekali benar atau menghindari pengerjaan ulang.
     # Komunikasikan dan latihan, yaitu memberi tahu kepada karyawan tentang apa yang sedang terjadi dan latihan terhadap karyawan agar diperoleh karyawan yang terampil.
      # Ukur hasil yang dicapai dan catatan, yaitu menjaga standar dan proses agar berada dalam batas toleransi yang telah disepakati.
      # Kerjakan secara bersama, yaitu bekerja secara kelompok untuk mendorong moral karyawan, mengurangi konflik.
c) Menurut Bill Creech ada 5 prinsip TQM yaitu:
    * Produk
    * Proses
    * Organisasi
    * Kepemimpinan
    * Komitmen
 
E. FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT

Lingkungan yang berfokus pada mutu adalah sebuah organisasi dimana pengadaan pelayanan yang di sesuaikan dengan kenyataan dan keperluan pelanggan dan dengan biaya terjangkau menjadi konsensus di kalangan anggota organisasi tersebut. Inti pendekatan semacam ini adalah tingkat kepuasan pelanggan terhadap efektifitas pelayanan. Sehingga tantangan seperti di bawah ini yang menyebabkan gagalnya TQM, yaitu:
  1. Melihat apakah target mutu setiap departemen telah di laksananakan sesuai dengan rencana.
  2. Memastikan bahwa proses yang bermasalah dari hasil analisa keluhan pelanggan telah di koreksi.
  3. Memastikan bahwa kebijakan atau prosedur baru telah di pahami dan di terapkan oleh semua bagian terakhir.
Kunci untuk mengatasi tantangan di atas adalah mempromosikan perubahan pada sistem manajemen dan perilaku organisasi penyedia pelayanan. Hal ini mencakup membangun komitmen untuk perubahan, mempromosikan partisipasi semua pihak terkait dan memberdayakan tim kerja. Komitmen untuk merubah pendekatan organisasi dalam hal pengadaan pelayanan bermula dari tingkat manajer senior, tetapi perubahan itu sendiri di manifestasikan oleh seluruh staf pada semua lapisan.
Agar TQM berhasil, maka baik klien maupun tim kerja harus menjadi mitra aktif dalam pengembangan pelayana. Secara khusus, agar pelanggan puas maka staf harus memiliki keahlian yang di butuhkan dan rasa memiliki terhadap pelayanan. Pegawai pada semua tingkatan harus bisa melatih keleluasaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.
F. Penerapan TQM tidak bisa dilakukan secara sama antara satu perusahaan atau dengan yang lainnya, ini tergantung pada kinerja perusahaan
  • Bagi perusahaan-perusahaan yang rendah kinerjanya yaitu pembentukan tim dilakukan dalam departemen-departeem. Pembentukan tim ini ditujukan untuk membantu mengidentifikasi dan pemecahan masalah-masalah ketika perusahaan melalui usaha-usaha perbaikan mutu. Setelah itu sebaiknya tim itu di bubarkan, karena akan mengganggu masalah-masalah strategi yang lebih luas.
  • Bagi perusahaan yang kinerjanya menengah yaitu strategi yang digunakan adalah menyederhanakan proses-prosas korporasi dan memusatkan pelatihan karyawan pada keterampilan penyelesaian masalah.
  • Bagi perusahaan yang kinerja nya tinggi yaitu digunakan strategi benchmarking untuk mengidentifikasikan proses-proses baru, produk-produk, dan jasa-jasa baru. Berikan kepuasan kepada karyawan dan jangan meningkatkan pengembangan tim departemen karena akan menghambat kerja sama lintas fungsi-fungsi manajemen.
G. TANTANGAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT BAGI AKUNTAN
Peran akuntan manajemen dalam TQM yaitu mengumpulkan semua informasi kualitas yang relevan, berpartisipasi secara aktif dalam semua fase program kualitas, dan mereviewserta menyebarkan laporan biaya kualitas. Akuntan manajemen harus dilibatkan secara total dalam aktifitas perbaikan perusahaan seperti:
  1. Memastikan perwakilan akuntan manajemen pada komisi pengendalian kualitas utama dan tim perbaikan kualitas
  2. Berpartisipasi secara aktif dalam mengidentifikasi daerah-daerah yang membutuhkan perbaikan kualitas atau merupakan peluang perbaikan kualitas terbesar.
  3. Terlibat dalam keputusan penentuan supplier 
  4. Mereview dan mengefakuasi efektifitas pengendalian dan nilai-nilai khursus pelatihan untuk personil pengendalian kualitas dan staf sumber daya manusia.  
  5. Mengumpulkan dan melakukan review secara terus-menerus terhadap sisa produksi dan biaya-biaya perbaikan.
H. MANFAAT PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT

Banyak manfaat yang di peroleh deri penerapan TQM kusus nya bagi pelanggan, perusahaan maupun bagi karyawan atu staf. Manfaat tersebut didasarkan pada sistem kerja dari program TQM yang berlandaskan pada perbaikan berkelanjutan :
 Manfaat TQM bagi institusi adalah:
1)      Terdapat perubahan kualitas produk dan pelayanan
2)      Staf lebih termotivasi
3)      Produktifitas meningkat
4)      Biaya turun
5)      Produk cacat berkurang
6)      Permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat.
         Manfaat bagi pelanggan
1.      Tidak memiliki masalah dengan produk atau pelayanan
2.      Kepedulian terhadap pelanggan lebih di perhatikan
3.      Kepuasan pelanggan terjamin
              Manfaat bagi perusahaan
1.      Terdapat perubahan kualitas produk dan pelayanan
2.      Staf lebih termotifasi
3.      Produktivitas meningkat
4.      Biaya turun
5.      Produk cacat berkurang
6.      Prmasalahan dapat di selesaikan dengan cepat
         Manfaat TQM bagi organisasi
1.      Pemberdayaan
2.      Lebih terlatih dan berkemampuan
3.      Lebih di hargai dan di akui
         Manfaat lain dari TQM yang mungkin di rasakan bagi perusahaan yang akan datang
1.      Membuat perusahaan subagai pemimpin dan bukan sekedar pengikut
2.      Membantu terciptanya team work
3.      Membantu perusahaan lebih sensitif terhadap kebutuhan pelanggan
4.      Membuat perusahaan lebih siap dan mudah beradaptasi terhadap perubahan
5.      Hubungan antara staf departemen yang berbeda lebih mudah


DAFTAR PUSTAKA 

https://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=https://en.wikipedia.org/wiki/Total_quality_management&prev=search
https://translate.google.com/translate?hl=id&sl=en&u=http://searchcio.techtarget.com/definition/Total-Quality-Management&prev=search
http://indahwijaya7.blogspot.co.id/2013/01/total-quality-management-tqm.html
http://raghae.blogspot.co.id/2013/12/total-quality-manajemen-tqm.html